Powered By Blogger

Sunday, May 18, 2014

2 Saudara

Kisah ini saya ambil dari salah satu edisi warta Paroki Keluarga Kudus Cibinong







Alkisah ada 2 orang bersaudara yang terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni, mereka akhirnya sepakat untuk tinggal terpisah di pulau itu. Mereka tinggal di sisi yang berlainan dalam pulau itu.

Suatu malam orang yang pertama berdoa kepada Tuhan katanya sambil berteriak "Tuhan berikanlah saya kelapa muda lengkap dengan airnya yang segar". Maka saat itu juga jatuhlah sebuah kelapa dan ia bisa minum air dari kelapa itu.

Kemudian berhari-hari berikutnya ia meminta lagi kepada Tuhan sambil berteriak katanya "Tuhan berikanlah aku seorang wanita yang cantik yang bisa menemani aku di pulau ini". Maka tidak lama kemudian terjadi tragedi kapal karam dan hanya seorang wanita yang selamat. Wanita tersebut terdampar di sisi pulau si orang pertama, eloknya cantik dan kemudian wanita itu menjadi istrinya.


Berhari-hari kemudian lagi orang pertama itu berkata kepada Tuhan dengan berteriak katanya "Tuhan berikanlah aku sebuah kapal supaya aku dapat pergi dengan wanita ini ke tempat lain meninggalkan pulau ini". Maka tidak lama kemudian terdapat sebuah kapal yang terdampar di pulau itu. Kemudian orang pertama itu pergi dengan istrinya tetapi ia meninggalkan saudaranya di pulau itu.


Ketika ia berada di lepas pantai, terdengarlah suara dari langit yang berkata

 "Hai orang yang tidak punya rasa terima kasih! mengapa kamu meninggalkan saudaramu sendirian di pulau itu"


Kata orang itu kepadaNya "Engkaukah Tuhan? Ya aku meninggalkannya Tuhan karena aku tahu ia terkutuk dan tidak berkenan dimata Engkau maka aku meninggalkannya"

Kata Tuhan kepadaNya

" Darimana kamu bisa mengatakan bahwa ia tidak berkenan dihadapanKu?"

Kata orang pertama itu "Setiap kali permohonanku Engkau kabulkan, aku berjalan untuk melihat keadaannya, dan aku hanya mendapati ia selalu berlutut tanpa mendapat apapun dariMu. Karena itu aku tahu bahwa ia itu terkutuk dan tidak Engkau kehendaki.


Tetapi Tuhan berkata kepadaNya

"Hai orang yang tidak tahu terima kasih justru doanya dia itulah yang selalu Aku kabulkan dan bukan doamu yang aku kabulkan"

Orang pertama itu berkata lagi "Apakah Tuhan sedang mengajak aku bercanda? Bukankah pada kenyataannya dia tidak pernah mendapat apapun darimu? Itu kan tandanya doanya tidak dikabulkan olehMu.


Kemudian Tuhan berkata lagi

Hai orang bodoh sesungguhnya aku berkata kepadamu, di dalam setiap doanya setiap ia berlutut, saudaramu hanya meminta supaya Aku mengabulkan permohonanmu"




Maknanya:
Seringkali kita mudah men-judge orang lain dan menganggap orang lain tidak dikehendaki oleh Tuhan. Padahal mungkin perbuatan orang lain lebih berkenan di hadapan Tuhan dibandingkan perbuatan kita. Berhentilah men-judge orang lain untuk dapat lebih mencintai setiap orang yang ada.

Saturday, May 17, 2014

Apakah engkau adalah Yesus?

Suatu hari ada tiga orang karyawan eksekutif yang sedang berada di luar negeri dan sedang menuju pesawat yang akan mengantar mereka pulang ke negaranya. Mereka sudah berjanji kepada istri mereka masing-masing untuk pulang pada hari itu juga. Dalam perjalanan menuju pesawat, salah seorang dari mereka tanpa sengaja menyenggol keranjang apel yang dijual seorang anak hingga tumpah berantakan.

Seorang dari mereka tergerak oleh belas kasihan dan ia terus memikirkan anak penjual apel yang apelnya dijatuhkan oleh temannya. Sesaat sebelum menaiki pesawat ia benar-benar tergerak oleh belas kasihan dan ia pamit kepada temannya seraya menitipkan pesan untuk disampaikan kepada istrinya. Bahwa ia akan menaiki pesawat berikutnya dan akan pulang telat dari waktu yang sudah ia janjikan.

Ia kembali kepada anak penjual apel tersebut dan ia melihat bahwa anak penjual apel tersebut adalah orang buta. Banyak orang-orang yang lalu lalang di sekitar anak itu tapi tidak seorang pun yang mau membantu anak itu.

Anak itu berusaha meraba-raba lantai untuk memungut apel yang berjatuhan sambil menangis tersedu-sedu. Beberapa apelnya bahkan sudah hancur dan diinjak orang yang lewat. Karyawan ini kemudian membantu si anak memunguti apel yang tersisa dan ia memberikan uang 50 USD sambil berkata, katanya:

"Terimalah ini untuk keperluanmu dan ganti rugi apel yang rusak, semoga peristiwa ini tidak membuat kamu bersedih"

Ketika karyawan itu akan meninggalkan anak itu, anak itu spontan memegang dan menahan kaki karyawan itu, dan sambil menangis tersedu-sedu ia berkata, katanya

"Tuan apakah engkau adalah Yesus?"

Si karyawan berkata

"Bukan nak, aku hanyalah seorang pengikutNya yang penuh dengan dosa"




Cerita ini berakhir sampai disini tetapi bagi orang yang suka berefleksi cerita ini menjadi sebuah bahan renungan. Apakah kamu adalah Yesus? tentunya bukan. Tetapi apakah kamu masih bisa berbelas kasih seperti Yesus?


Jawabannya ada dalam diri setiap orang masing-masing.

Thursday, May 15, 2014

Hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh TUHAN
















-TUHAN tidak bisa berat sebelah karena Ia selalu adil















-TUHAN tidak bisa meninggalkan kita karena Ia selalu ada untuk kita










-TUHAN tidak bisa diam karena Ia selalu menjaga disaat anaknya ada masalah dan saat sedang tidur

-TUHAN tidak bisa tidak tahu karena Ia tahu mana yang benar dan mana yang salah

-TUHAN tidak bisa membenci manusia karena Ia selalu mencintai manusia. TUHAN membenci dosa tetapi Ia tidak membenci si pendosa







Thursday, May 1, 2014

A Man

Cerita ini saya ambil dari buku "Si Cacing dan kotoran kesayangannya" karya seorang Biksu Australia yang terkenal bernama "Ajahn Brahm"


Alkisah suatu hari di sebuah negeri ada seorang pria yang mencari kekasih dan ia berkeliling ke seluruh negeri untuk mencari wanita yang pantas menjadi kekasihnya. Setelah berbulan-bulan ia menemukan seorang wanita yang cantik dan pintar dalam urusan make-up tetapi wanita ini tidak bisa memasak maka ia pun pergi dan mencari yang lebih sempurna.

Setelah berbulan-bulan ia bertemu lagi dengan seorang wanita cantik dan pintar memasak tetapi wanita ini tidak pintar berbicara dan tidak pintar make-up. Maka pria ini pun tidak menjadikan wanita itu sebagai kekasihnya dan ia memilih mencari yang lebih sempurna.

Setelah berbulan-bulan lamanya akhirnya ia menemukan lagi seorang wanita yang benar-benar cantik, pintar memasak, pintar berbicara, dan pintar make-up. Tetapi lagi-lagi pria ini tidak bisa menjadikannya kekasih karena wanita ini mencari pria yang sempurna.